DALAM sepekan terakhir, wajahnya kerap menghiasi berbagai media massa cetak, termasuk "GM". Ini terkait dengan pemberitaan mengenai pencabutan izin laga kandang Persib Bandung kontra Persiba Balikpapan, yang dijadwalkan di Stadion Siliwangi, Rabu (26/5). Pencabutan izin pertandingan tersebut dikarenakan munculnya tindakan anarkis yang dilakukan bobotoh pada pertandingan Persib melawan Sriwijaya FC, 17 Mei lalu.
Siapakah dia? Dia adalah Kapolwiltabes Bandung, Kombes Pol. Imam Budi Supeno. "Saya mencabut izin pertandingan itu karena tidak ingin nama Persib tercoreng tindakan anarkis orang-orang yang mengaku bobotoh dan belum tentu orang Bandung," katanya, saat memberikan keterangan pers tentang pemberian izin pertandingan Persib kontra Persiba di Mapolwiltabes Bandung, Jln. Jawa, Senin (24/5).
Imam mengaku dirinya tidak mau nama baik Persib tercoreng, karena di dalam tubuhnya mengalir darah Persib. "Saya memang orang Surabaya. Saya ini bonek, tapi saya juga bobotoh Persib. Saya harus mendukung Persib, karena istri saya pun orang Garut yang lahir dari keluarga bobotoh," katanya sambil tersenyum.
Terkait diperbolehkannya Persib menjamu Persiba di Stadion Siliwangi, meski tanpa kehadiran penonton, Imam mengatakan, kebijakan itu pun diambil demi Persib. "Demi Persib, bobotoh jangan memaksakan diri datang ke stadion," katanya. (endan/remi/"GM")**
Source : GM
Monday, May 24, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment